Karya Ilmiah Mandiri

LOMBA BULAN BAHASA! : KARYA ILMIAH MANDIRI

   Oleh : Ocdi Radiansyah, Naufal Hilmiy

          Adiwiyata adalah upaya membangun program atau wadah yang baik dan ideal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup untuk cita-cita pembangunan berkelanjutan.

         Adiwiyata merupakan nama program pendidikan lingkungan hidup dimana program penghargaan ini menyatakan suatu sekolah SD, SMP, ataupun SMA yang memiliki kebersihan dan kesehatan sekolah yang sangat baik. Mengingat sejarah dan manfaatnya yang sangat besar, adiwiyata diharapakan bukan sebatas nama program untuk tujuan lomba saja, tetapi bisa dilaksanakan oleh semua pihak yang peduli lingkungan hidup, karena program ini terbukti mampu membangun karakter generasi bangsa.


         Bukan hanya halamannya saja yang bersih tetapi ruangan yang lain seperti kelas, kantin, lapangan dan toilet pun harus bersih. Dalam program ini diharapkan setiap semua warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif. Tak lain, program lingkungan yang ditujukan pemerintah ini  untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah untuk melestarikan lingkungan.


         Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar gelar adiwiyata di suatu sekolah dalam suatu kota. Gelar tersebut adalah gelar bergengsi untuk kalangan sekolah karena dapat menjadi suatu  magnet orang untuk mendaftar ke sekolah tersebut. Pemerintah pun mengadakan pemilihan penghargaan itu pun untuk meningkatkan kebersihan kota sendiri dan juga untuk memberikan apresiasi kepada setiap sekolah yang bersih. Salah satu sekolah adiwiyata yang akan di bahas adalah  SMAN 4 Malang.


        Saat kita berada di lingkungan yang bersih dan indah, maka hati dan perasaan kita juga menjadi nyaman, dan ingin lama-lama berada ditempat tersebut. Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih memang tidak mudah tapi juga bukan tidak mungkin bisa kita lakukan. Kriteria yang termasuk dalam Adiwiyata sendiri bukanlah sekolah yang elit, sekolah yang mahal ataupun sekolah artis yang terkenal .

       Tetapi latar belakang Adiwiyata sendiri adalah  kebersihan sekolah tersebut. Dalam mewujudkan sekolah yang bersih SMA 4 tidak hanya guru dan TU saja yang membersihkan sekolah tetapi semua anggota baik siswa, siswi, guru, TU, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Masyarakat yang ada di sekolah turut serta dalam mewujudkan sekolah yang bersih. SMAN 4 mengerahkan segala cara untuk membersihkan sekolah.


        Ketika hari Jumat, SMAN 4 mengadakan Jumat Bersih. Program Jumat Bersih ini adalah suatu program  yang mewajibkan setiap seluruh warga kelas untuk membersihkan kelas dari mulai menyapu, mengepel, mencuci taplak meja dan hingga membersihkan langit langit jendela. Wali kelas pun menjadi pembimbing dan selalu mengontrol program jumat bersih ini. Setiap kelas memiliki bagian sendiri sendiri yang sudah ditentukan, biasanya disebut dengan kelas tanggung jawab. Jika kelas tanggung jawab ini tidak dibersihkan, maka bagian kelas yang mendapat bagian disitu bisa ditegur oleh pendamping akademik.

          Selain itu, di masing-masing kelas juga di bentuk kelompok-kelompok piket kelas. Setiap hari kelompok kelompok ini diwajibkan membersihkan kelas yang saat itu juga digunakan. Semisal saat pembelajaran jam pertama, berada di ruang fisika maka mereka harus membersihkan ruangan tersebut. Begitu juga seterusnya. Biasa di lakukan dalam piket kelas yaitu menyapu lantai, mengangkat bangku ke atas meja agar mempermudah dalam pembersihan kelas hingga mensterilkan kolong meja dari sampah sampah.

         itu semua dilakukan setiap hari dengan kelompok piket yang sudah di tetapkan. Seksi kebersihan akan menjadi penanggung jawab piket kelas ini. Namun ada poin penting yang disepakati kelas mipa 3 yaitu anak cewek tidak boleh menghapus papan tulis. Dengan adanya piket antar kelas yang terjadwal,setiap kelas pun akan menjadi bersih di setiap harinya.

        Program lain yaitu memisahkan sampah organik dan non organik untuk membantu mempermudah mendaur ulang sampah, tempat sampah terbagi 2 yang untuk organik tong sampah berwarna kuning dan tempat sampah berwarna biru untuk non organik. Contoh sampah yang tergolong organik yaitu kertas, tissue, kulit buah, bekas serutan pensil, sisa makanan, kardus. Sedangkan sampah yang tergolong anorganik yaitu plastik, bekas wadah makanan, pulpen bekas, botol minuman, sterofoam, dan bungkus permen. Sampah ini bisa di daur ulang dan dijadikan barang yang lebih berguna.

       Sampah berupa botol minuman dan kardus kemudian di pisah kembali untuk di jual lagi ke tempat barang bekas. Untuk sampah organik, kertas bekas di daur ulang menjadi kertas daur ulang warna warni untuk membungkus kado dan sering di pajang di mading sekolah. Untuk sampah organik lainnya bisa di daur ulang menjadi pupuk organik.

       Selain itu juga dibuat peraturan tentang kebersihan di lingkungan sekolah. Peraturan atau tata tertib di lingkungan sekolah sangatlah dibutuhkan, terutama hal-hal yang berkaitan dengan kebersihan. Peraturan tersebut harus bisa di laksanakan oleh semua warga sekolah, secara konsiten dan bersama-sama. Lalu kita harus senantiasa menghemat listrik dan air. Kipas angin, lampu, speaker dan proyektor membutuhkan listrik. Namun dalam pemakaiannya pun harus efektif, dengan cara menggunakan atau menyalakan jika sedang di pakai saja setelah selesai di matikan untuk menghemat listrik.

        Di sekolah pun pasti ada toilet dan keran air, untuk pemakaian yang efektif kita harus menggunakannya dengan cermat. Penghematan air tidak lah hanya pengurus sekolah yang menghemat tetapi semua warga sekolah yang harus sadar akan pentingnya penghematan SDA .


        Pada dasarnya program Adiwiyata tidak ditujukan sebagai suatu kompetisi atau lomba. Penghargaan Adiwiyata diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Penghargaan diberikan pada tahapan pemberdayaan (selama kurun waktu kurang dari 3 tahun) dan tahap kemandirian (selama kurun waktu lebih dari 3 tahun).

       Pada tahap awal, penghargaan Adiwiyata dibedakan atas dua kategori, yaitu : sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang dinilai telah berhasil dalam melaksanakan Pendidikan Lingkungan Hidup. Yang kedua adalah calon sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang dinilai telah berhasil dalam Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hidup. Itulah  paparan  singkat mengenai Adiwiyata, semoga kita , dapat mewujudkan sekolah bersih dan sekolah hijau yang berwawasan lingkungan.

 

Leave a comment

Name .
.
Message .